Penuhilah Hak Anak-Anakmu...
Syamil; Jundi Sang Pengigau Al-Qur'an
Mengejar 1000 Pengunjung Per Hari
Blog yg saya kelola blog sekolah, namanya SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso. Alamat blognya di http://www.smpn2tenggarang.sch.id. Jika dilihat beberapa hari terakhir, alhamdulillah pengunjungnya sudah bisa ratusan. Bahkan kemarin sudah 500-an. Harapannya, beberapa bulan kedepan bisa tembus ribuan perhari (mimpi nich, hee...)
Sibuk update blog sekolah, eh blog pribadi saya malah ketinggalan. Lupa gak terurus. Jadi mulai sekarang, akan sy coba dech sering update. Update apa saja yang penting update. Itu dulu dah, moga tampilan blog saya lebih menyenangkan untuk dibaca.
TNI, Kami Bangga Padamu
Membaca skenario latihan gabungan (latgab) TNI yang mengambil 3 daerah rawan sebagai area latihan turut menaikkan adrenalin saya. Betapa tidak, semangat TNI untuk mempertahankan teritori NKRI tepat di jantung wilayah yang sering jadi sengketa.
Berpusat di selat Malaka (pertempuran laut dan amfibi), Kalimantan (pertempuran darat dan udara), dan Ambalat (perang laut dan pendaratan amfibi) seakan memberi sinyal bagi negara tetangga untuk tidak semandang sebelah mata. Latihan gabungan TNI ini bertujuan untuk menguji alutsista, integrasi sistem komunikasi, dan spirit tempur prajurit TNI.
Pada usia ke-68, TNI mengusung tema profesioanal, militan, solid, dan kuat bersama rakyat. Di usia senja ini, sudah sepantasnya TNI meremajakan alutsitanya. Alutsista yang baru dapat mengubah lagu lama 'biarkan musuh masuk dulu baru digebuk' menjadi pre emptive strike. Kewibaan TNI akan semakin disegani.
Jika tema HUT ke-68 TNI adalah profesional, militan, solit dan kuat bersama rakyat yang disimbolikkan dalan latihan gabungan TNI, maka bagi saya ulang tahun TNI menerbitkan harapan-harapan baru, diantaranya :
1. Reposisi peran TNI untuk murni sebagai alat pertahanan dan keamanan negara
2. Menguatkan netralitas TNI
3. Garda terdepan dalam mempertahankan terirori NKRI
4. Menjalankan dengan baik fungsi pelayanan kepada masyarakat melalui Kodim dan Koramil
5. Semakin disegani oleh negara lain
6. Semakin melengkapi dirinya dengan alutsista baru
7. Tidak menganakemaskan kesatuan tertentu
Saya sangat terkesan dengan bapak-bapak dari Koramil. Fungsi mereka sebagai Muspika dilaksanakan dengan baik. Koordinasi yang sangat baik diantara lembaga pendidikan dengan Koramil menghasilkan kesalingpercayaan dan citra positif bagi sekolah dan anak didik.
Mereka secara nyata telah membantu menanamkan kedisiplinan dalam upacara bendera dengan menjadi pembina, melatih baris berbaris dan gerak jalan, serta sangat aktif dalam kerja bakti di lingkungan sekolah. Kesan TNI yang sangar, keras, dan kaku menjadi hilang dan justru mengembangkan kehangatan hubungan diantara lembaga. Akhirnya saya mengucapkan 'Dirgahayu ke-68 TNI'. Majulah TNI, kami bangga padamu.




























